3T Tours
More than just a friend
in your trips

021 22655618
0877 8724 3411 (+WA)
0851 0550 0770 (+WA)

info@3ttoursindonesia.com

PT. Sinar Fiesta Indonesia
Jl. Danau Sunter Utara
Blok F20 #23 - RT.011 / 012
Sunter Agung - Jakarta - 14350

Show in Google Maps

Apa itu “Kosher”?

PENTING : Bagi peserta yang tidak terbiasa, tidak suka dan tidak berani mencicipi atau memakan makanan di luar kebiasaannya makan di Indonesia, silahkan membawa makanan “PENOLONG dan penambah nafsu makan” hahaha….hehehe….seperti sambel botol/sachet, kecap, sambal  bajak, sambal Manado, sambal goreng kentang, rendang, abon, ikan asin, kering tempe, instant mie, TAPIIII.. janganlah memakan semua itu di dalam restaurant di hotel yang dimiliki orang Yahudi (makan pagi ataupun malam) karena itu menyalahi aturan “Kosher Food” yang berlaku di semua restoran milik orang Yahudi. Apakah itu “Kosher”?

Yuk kita belajar hidup sehat menurut Firman TUHAN. Silahkan buka kitab Imamat 11, bacalah dan renungkan….  Peraturan mengenai makanan ini melebihi peraturan “Halal” bagi Muslim. Bahkan banyak orang yang mengatakan bahwa peraturan halal dalam Islam juga diambil dari peraturan yang tertulis dalam kitab Imamat ini. Untuk lebih jelasnya, kita ambil contoh dalam kehidupan sehari-hari…. Dalam Imamat 11 : 9-12 secara garis besar dapat disimpulkan bahwa binatang yang hidup di dalam air yang boleh dimakan adalah binatang yang memiliki sisik dan sirip (ditekankan kata “dan”, bukan atau), artinya udang, cumi, kepiting, kerang, tiram, belut, teripang, dsb adalah binatang yang tidak boleh dimakan. MENGAPA???

Ternyata TUHAN menciptakan hal-hal yang boleh dimakan dan yang tidak boleh dimakan adalah untuk kebaikan / kesehatan kita umatNYA. TUHAN adalah Pencipta kita, maka TUHAN sangat mengerti bagaimana seharusnya tubuh kita ini dipelihara.

DiciptakanNYA hal-hal yang boleh dimakan supaya kita dapat hidup dan mencapai tujuan yang TUHAN sudah rancangkan untuk kemuliaan TUHAN. DiciptakanNYA hal-hal yang tidak boleh dimakan karena hal-hal itu diciptakanNYA untuk tujuan lain yaitu untuk menunjang lingkungan kehidupan sekitarnya, seperti kerang hijau diciptakanNYA untuk membersihkan polusi pantai, maka tidak heran kalau kerang hijau sangat mudah didapatkan di tepi pantai teluk Jakarta yang airnya sangat kotor, karena memang TUHAN menempatkannya di sana untuk membersihkan lingkungan di mana manusia dan hewan lain hidup.  Sedangkan ikan salmon yang sangat baik untuk kesehatan tidak akan dapat bertahan hidup di pantai teluk Jakarta itu hahaahaha….  Dan ternyata…. Setelah diselidiki lebih lanjut ….. Para ahli mengatakan bahwa berbagai hal yang tidak boleh dimakan, memang akan menimbulkan berbagai jenis penyakit dalam tubuh manusia, walaupun penyakit / akibat itu mungkin tidak dirasakan secara instant (terutama bagi kawula muda).  Mungkin bagi sebagian orang, semua hal yang dilarang dimakan itu akan berakumulasi atau terjadi penumpukan, sehingga sama seperti gunung berapi yang berada di bawah laut, dapat meletus secara tiba-tiba, contohnya penyakit stroke, jantung, tekanan darah tinggi, dsb.
Imamat 11 : 9-12 itu hanya berbicara tentang binatang yang ada di air. Bagaimana dengan binatang di darat dan di udara??? Silahkan baca Firman TUHAN dan renungkan sendiri hahaha…. Silahkan dengar kaset kotbah, baca buku atau hadir dalam seminar. Hosea 4:6  menegur kita seperti ini : ”UmatKU binasa karena tidak mengenal Allah.” Jadi kita harus memiliki pengetahuan tentang Firman TUHAN, agar kita bisa hidup dan Bukan hanya sekedar hidup, tetapi hidup yang sehat dan bermakna untuk KRISTUS, Amin.

Bagi umat Kristen sendiri , banyak pro dan kontra tentang peraturan “kosher” ini karena sebagian mengatakan Imamat adalah kitab Perjanjian Lama , dan semua sudah dimenangkan oleh TUHAN YESUS, sehingga mereka mengatakan sebelum makan kita berdoa minta TUHAN menyucikan dan menguduskan makanan kita, jadi ngga masalah jika kita memakannya, dan sebagainya. Lagi pula di dalam kitab Perjanjian Baru Matius 15:11 tertulis “…: bukan apa yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.” 

Keputusan di tangan setiap orang, namun perlu juga diketahui bahwa peraturan “kosher” dan tidak itu masih diterapkan oleh bangsa Yahudi terutama yang beragama Yahudi di berbagai belahan dunia termasuk di Israel. Bagi kita yang adalah tamu di tanah Israel di daerah Timur Tengah….kita wajib menghormati mereka, maka tolong jangan menyajikan (membawa dan menaruhnya di meja makan) atau memakan makanan non kosher di restoran kosher milik orang Yahudi. Selain untuk menghormatinya. Kadang Rabi (ahli agama Yahudi) akan mengunjungi (secara acak) restoran /café yang dimiliki orang Yahudi, ketika didapati tidak kosher, maka tempat itu akan diperingati atau ditutup untuk umum.

Toda raba (dalam bahasa Ibrani , artinya terima kasih banyak)
Toda artinya Terima Kasih.
Terima Kasih Banyak = Toda Raba. 


 
Sumber tulisan dan foto : Farianty Gunawan

(Lebih jauh tentang kosher)


Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/u5813289/public_html/modules/mod_jf_mobilemenu/helper.php on line 79