3T Tours
More than just a friend
in your trips

021 22655618
0877 8724 3411 (+WA)
0851 0550 0770 (+WA)

info@3ttoursindonesia.com

PT. Sinar Fiesta Indonesia
Jl. Danau Sunter Utara
Blok F20 #23 - RT.011 / 012
Sunter Agung - Jakarta - 14350

Show in Google Maps

Danau GALILEA dan TIBERIAS dan sekitarnya


Sekilas INFORMASI dan SEJARAH Tempat & Kota Ziarah Wisata
(Dikumpulkan dan disusun dari berbagai sumber : National Geographic, Wikipedia, Wikimedia, TripAdvisor dan Google Search)


 

 

Disebut juga Danau Genesaret, Danau Kineret, Laut Tiberias atau Danau Tiberias atau dalam Bahasa Inggris disebut the Sea of Galilee atau Lake Kinneret atau Lake Gennesaret, terletak dekat Dataran Tinggi Golan, adalah danau air tawar terbesar di Israel. Dengan ukuran terpanjang 21 km & lebar 12 km, danau ini memiliki luas sebesar 166 km2, dan kedalaman mencapai 43 m. Terletak 211,315 m di bawah permukaan laut, danau ini merupakan danau air tawar terendah di dunia dan danau terendah kedua setelah Laut Mati, yang merupakan danau air asin. Air danau ini sebagian dari mata air di dekat Gunung Hermon melalui adalah Sungai Yordan, airnya dialirkan melalui pipa hingga ke daerah pertanian di bagian selatan Israel, yaitu Negev. Dalam bahasa Ibrani, Galilea disebut juga Kinneret, yang berasal dari kata ’kinor’ artinya ’harpa’, dan memang  kenyataaannnya bentuk danau ini seperti sebuah harpa kuno.

Laut/Danau Galilea (penduduk setempat menyebutnya ’laut’, walaupun berair tawar), selain merupakan sumber air yang sangat penting bagi Israel, juga sebagai sumber mata pencaharian bagi penduduk sekitarnya sejak dulu, hal itu masih berlangsung sampai saat ini, sehingga ikan yang paling banyak terdapat di danau ini disebut ”St. Peter’s Fish / Ikan Petrus,” mengingat pekerjaan awal dari murid TUHAN YESUS adalah nelayan. Pada umumnya airnya tenang tetapi terkadang secara tiba-tiba badai yang kuat mengubahnya menjadi danau yang berbahaya dengan ombaknya yang tinggi.

Danau ini terletak di jalur kuno Via Maris, yang menghubungkan Mesir dengan kerajaan-kerajaan di sebelah utara. Kerajaan Yunani, Hasmonean, dan Romawi mendirikan kota-kota dan pemukiman di sekitar danau ini, termasuk Gadara, Hippos dan Tiberias. Sejarawan abad pertama Flavius Yosefus sangat terkesan dengan wilayah ini sehingga ia menulis, "Orang dapat mengatakan tempat ini 'Ambisi Alam'." Yosefus juga melaporkan industri perikanan yang maju pada zamannya, dengan 230 kapal bekerja teratur di danau ini. Arkeolog menemukan salah satu perahu dari abad pertama Masehi, dijuluki "Perahu Yesus", pada tahun 1986.

Sebagian besar pekerjaan Yesus Kristus terjadi di pantai Danau Galilea. Pada abad pertama itu, ada perkembangan pemukiman yang terus menerus di sekitar danau dan banyak perdagangan serta perjalanan hilir mudik dengan perahu. Injil Markus (terutama Markus 1:14-20), Injil Matius (terutama Matius 4:18-22), dan Injil Lukas (terutama Lukas 5:1-11) mencatat bahwa Yesus memanggil empat dari 12 murid utama-Nya di antara para penangkap ikan yang tinggal di tepi pantai danau ini: Simon Petrus dan saudaranya Andreas, dan dua bersaudara putra Zebedeus, Yohanes dan Yakobus. Salah satu pengajaran Yesus yang terkenal, yaitu Kotbah di Bukit, diyakini diucapkan di atas bukit yang terletak di tepi danau. Banyak mujizat-Nya juga terjadi di danau Galilea, antara lain, Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta (Mat. 8:1-8). Yesus juga berbicara kepada orang-orang banyak dari atas perahu (Mrk. 3:7-12), Yesus meredakan angin badai (Mat. 8:23-27). Yesus berjalan diatas air (Mat. 14:16-21). Dan kedua belas Rasul ditunjuk didekat sebuah bukit di sekitar danau (Mrk. 3:13-19), penangkapan ikan dalam jumlah besar, dan pemberian makan 5000 orang dari 5 roti dan 2 ikan (ada kepercayaan terjadi di tempat yang sekarang bernama Tabgha).

Danau ini mendapatkan air dari utara (mata air Gunung Hermon) yang tidak pernah kering sejak jaman dahulu dan mengalirkan airnya terus ke selatan ke Laut Mati (Lihat foto bentuk Danau Galilea terlampir), dan aliran airnya membawa banyak kesuburan dan kehidupan bagi sekitarnya.

Secara rohani bermakna, TUHAN sudah memberkati kita dengan berlimpah dan tidak pernah berhenti maka sudah sewajarnya kita menjadi berkat bagi banyak orang agar nama TUHAN YESUS saja yang dipermuliakan. Amin
 


TIBERIAS  terletak 682 kaki di bawah permukaan laut di sebelah barat Danau Galilea, sekitar  181 km dari jerusalem. Menurut sejarah, Tiberias dibangun pada tahun 18-22 di atas reruntuhan kota ”Rakkat” oleh raja Yudea, Herodes Antipas  yang  juga merupakan putra dari Herodes Agung. Kota ini dinamakannya Tiberias untuk menghormati temannya, penguasa Romawi yang bernama Tiberius. Dia membangun kota ini dengan beberapa tempat yang indah, theater, kuil yang terbuat dari emas dan marmer dan tempat pemandian umum air hangat yang terkenal di seluruh Roma.
   
Setelah revolusi Bar Kocbha dan pengusiran orang Yahudi dari Yerusalem, Tiberias menggantikan Yerusalem dan menjadi tempat tinggal dan pusat bagi orang-orang bijaksana, rohaniwan, dan orang-orang intelektual Yahudi. Di sini pula huruf  hidup, tanda baca, dan tata bahasa diperkenalkan dalam bahasa Ibrani. Banyak rabbi yang terkenal dikubur di sini, yang menjadikannya salah satu dari empat tempat suci bagi orang Yahudi.

Peperangan, penjajahan dan gempa bumi membuat kota ini jatuh bangun dalam perjalanan dan perkembangannya sebagai sebuah kota. Tonggak-tonggak sejarah yang patut dicatat, antara lain pembangunan sinagog (rumah peribadatan orang Yahudi) pada zaman Bait Allah ke-2 sampai tahun 425. Bersamaan dengan itu pada zaman Byzantine, orang-orang Kristen mulai tersebar dan menguat kedudukannya di kota tsb. Kemudian pada tahun 1099, Tiberias ditaklukkan oleh tentara Perang Salib, lalu diambil alih lagi orleh Muslim. Abad ke-16, orang Yahudi kembali menduduki daerah itu, namun tahun 1837, gempa bumi menghancurkan sebagian besar daerah Galilea. Pada permulaan abad 20 ini, orang Yahudi kembali membangun tempat ini dan menetap, dan gelombang imigrasi terbesar berlangsung mulai tahun 1950-an. Hingga saat ini terdapat sekitar 350.000 penduduk tinggal di Tiberias dan bekerja di bidang pertanian, pariwisata, perikananan, industri dan perdagangan.




Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/u5813289/public_html/modules/mod_jf_mobilemenu/helper.php on line 79